BPN2TKI DAN HJ. DEWI ASMARA GELAR SOSIALISASI KERJA KE LUAR NEGRI. - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

BPN2TKI DAN HJ. DEWI ASMARA GELAR SOSIALISASI KERJA KE LUAR NEGRI.


SUKABUMI, (Harian Ekspos) - Hj. Dewi Asmara SH. bersama Balai Penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BPN2TKI) melakukan sosialisasi peluang kerja ke luar negeri dan migrasi aman kepada masyarakat Baros di  Gedung Serbaguna jalan Raya Baros samping Kecamatan Baros, Kota Sukabumi Sabtu 2/3.

Hj.Dewi Asmara Anggota DPR-RI dari komisi IX memaparkan sosialisasi ini dimana Negara' mempunyai hubungan Ji tu Ji dengan beberapa negara yang mempunyai prospek yang cukup baik bagi para pekerja  terutama  pekerja muda yang ingin bekerja ke Jepang dan Korea Selatan tentunya mereka yang mempunyai Skill dan tentunya nanti akan dilatih penguasaan bahasa.

Lanjut Dewi penguasaan bahasa persyaratan mutlak untuk bekerja ke Jepang dan Korea Selatan,kalau dia menguasai bahasa agar tidak tersesat di bidang kerja mereka, dimana kuota ke Jepang dan Korea Selatan saat ini cukup banyak tahun ini 4000 Orang menjadi 4900 Orang,dengan inkam pendapatan yang cukup tinggi dan kalau mereka lulus ujian dan persyaratan dan menguasai bahasa mereka bisa menerima upah disana sekitar Rp 20 juta lebih, tentunya prospek yang cukup baik,ucapnya.

Pekerja Indonesia banyak diminati karena cukup ramah dan Jujur, insyaallah kedepan kami akan berkoordinasi dengan Tenaga Kerja maupun Dengan BNP2TKI, dan kami juga akan mengawasi mereka,dan akan bekerja sama dengan lembaga bahasa,dan keterampilan agar mengadakan pendidikan bahasa Jepang maupun bahasa Korea Selatan, sesuai yang di standarkan oleh pemerintah untuk bekerja di sana,katanya.

Kasubdit Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Diah  Rejekiningrum memaparkan masyarakat, bersempatan  untuk bekerja keluar negeri dan terbuka jangan tahu dari pis tu pis saja harus melalui PT TKI ,dan usia produktif umur 18 sangat berkesempatan untuk  pergi  bekerja ke Jepang dan Korea Kalau dari Indramayu dan Cirebon sudah banyak yang berangkat sedangkan kalau untuk Sukabumi hanya 1 atau 2 orang saja yang berpangkat melalui PT TKI.

Padahal ini kesempatan peluang yang sangat baik apalagi di tahun 2019 sekarang sudah ada kenaikan UMR bagi pekerja yang sudah bekerja di Jepang dan Korea Selatan, di tahun 2018 UMR hanya 1573000 Won kalau di Rupiahkan 20 juta dan pada tahun sekarang Tahun 2019, ada kenaikan menjadi 1745150 Won dan ini untuk sektor manufaktur dan perikanan, khusus sektor manufaktur sudah dibuka dari kemarin dan di tutup 4 Maret 2019, pungkasnya.

Reporter, Ois
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages