Kunjungan Kerja Kementan Di Desa Pacing Kec-Jatisari Kab-Karawang diSambut Baik Para Petani - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

Kunjungan Kerja Kementan Di Desa Pacing Kec-Jatisari Kab-Karawang diSambut Baik Para Petani


KARAWANG, harianekspos.com JAWABARAT, - Kunjungan kerja Kementerian Pertanian (Kementan) apresiasi dan sinkronisasi program pertanian 2019 di jawabarat. di selenggarakan di Desa Pacing, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang.

Dalam kunjungannya menteri pertanian amran mengatakan pemerintah mengingin produksi pertanian mengalami peningkatan. dengan menerapkan pertanian yang modern. dan pemerintah  memberikan bantuan tersebut, berupa alat mesin pertanian, benih kelapa sebanyak 50 truk atau sekitar 5.000 pohon. dan benih cabai rawit, cabai keriting, mangga, jagung manis, padi inbrida, domba serta ayam 400 ribu ekor plus kandang, obat-obatan dan pakan gratis selama enam bulan.

"di hadapan ribuan para petani dan penyuluh amran menegaskan. pemerintah akan terus membagikan lagi bibit bibit unggulan gratis. Asalkan, para petani bekerja dulu dengan cara menanam bibit unggul.dan selama kurun waktu 4,5 tahun jika ditotalkan mencapai Rp 527 miliar. Salah satunya, berbentuk 1.240 unit alat mesin pertanian. Dengan begitu, pemerintah benar-benar hadir untuk para petani.ujarnya

Lebih lanjut, Amran menyebutkan selama 4,5 tahun pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK), Kementan telah bekerja keras mewujudkan swasembada pangan dan bahkan melakukan ekspor. Peningkatan ekspor mencapai 29 persen, PDB pertanian dari Rp 900 triliun di 2014 meningkat menjadi Rp 1.400 triliun di  2018.

Selanjutnya Ke depan, pihaknya ingin mepercepat bantuan khususnya yang ada di bawah garis kemiskinan. dengan memberikan bantuan ayam 50 ekor per rumah tangga. Termasuk dengan pakan dan vaksin yang digratiskan selama enam bulan kedepan.

Dan amran pun menjelaskan pemerintahan Jokowi-JK berkomitmen penuh menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Serta, meningkatkan taraf hidup petani yang lebih sejahtera. Apalagi, Presiden Jokowi telah memerintahkan agar mendahulukan kepentingan para petani.ucapnya

Dilain pihak, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, menjelaskan, sekarang ini Karawang mengalami kemajuan yang cukup signifikan. dan itu di karnakan dukungan dari pemerintah pusat, wilayah ini tetap konsisten menjadi lumbung padi nasional. Jika tak ada dukungan penuh dari pusat, sepertinya sektor pertanian di Karawang tidak akan seperti sekarang.

"Karawang dibantu dari kementan setiap tahunnya mencapai Rp 500 miliar. Dan khusus hari ini, Kementan membawa bantuan senilai Rp 37,7 miliar. Ini sangat luar biasa," tutur Cellica.

Cellica menuturkan, Karawang memiliki lahan teknis seluas 97 ribu hektare. Bahkan, saat ini sudah ada dua regulasi dalam mempertahankan Kawarang sebagai lumbung padi sekaligus meningkatkan pendapatan petani

Dalam regulasi terkait lahan pangan berkelanjutan yang diseleraskan dengan regulasi tata ruang wilayah. Yakni, sampai dengan 2030 alih fungsi lahan hanya bisa seluas 10 ribu hektare. Serta,  97 ribu hektare ini dijadikan lahan pertanian abadi.

Selanjutnya, regulasi terkait perlindungan petani. Salah satunya bantuan dari Kementan berupa asuransi pertanian. Dua regulasi ini, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memajukan pertanian dan petani itu sendiri.pungkasnya

Reporter: Egi
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages