PEMDA KOTA SUKABUMI ANGGARKAN 16 MILYAR UNTUK TPA CIKUNDUL - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

PEMDA KOTA SUKABUMI ANGGARKAN 16 MILYAR UNTUK TPA CIKUNDUL


SUKABUMI, harianekspos.com Jawabarat - Wali Kota Sukabumi H.Ahmad Fahmi, hadiri Hari peduli sampah nasional (HPSN) dan dilanjutkan penanaman pohon manggis bertempat di Tempat Pembuangan Sampah Akhir Kelurahan Cikundul Lembur situ hadir di acara tersubut para kepala dinas,  beserta tamu undangan lainnya rabu 6/3.

Wali Kota Sukabumi dalam paparannya mengatakan untuk lahan tempat pembuangan sampah (TPA) di Kota Sukabumi yang tersisa sekarang 1,2 hektar, dan perkiraan kami semua tidak lebik untuk 1 tahun.pertama kita harus ada pelebaran, untuk TPA, pembelian lahan baru,dan insya Allah pemerintah Daerah sudah mengangga rkan sebesar Rp 16 milyar untuk TPA.,gerakan bersama yang harus dilakukan saat ini masyarakat harus terlibat aktif dalam pengelolaan sampah.

Lanjut Wali Kota volume Sampah di kota Sukabumi sudah mencapai 170,2 ton Sampah perhari nya,dan yang dibuang ke TPA 110, ton. perhari sedangkan untuk sampah plastik sekitar 35 persen,dan harusnya kita kelola sampah untuk hidup bersih,sehat dan bernilai. paparnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas KLH, Kota Sukabumi Adil Budiman mengatakan,yang melakukan dawur ulang sampah ada 11. TP3R,ada kelompok-kelompok masyarakat yang melakukan dawur ulang sampah,dan juga ada komunitas,serta Bank sampah,dan kita akan coba untuk kedepannya sesuai Perwal tentang Jaktrada dimana 30 persen menangan sampah dilakukan oleh masyarakat, melakukan pengurangan dan dawur ulang sampah,.

Sedangkan yang 70 persen oleh Dinas KLH. Sehingga di tahun 2025 nanti Kota Sukabumi akan terbebas dari Sampah,dan itu yang di lakukan sesuai dengan strategi kebijakan Nasional,dan ada juga instruksi kepada SKPD tentang pengurangan sampah pada saat rapat,kemudian penggunaan temler kesekolah,Jumat bersih, dan kedepannya kita akan menyusun Perwal tentang pengurangan sampah plastik di pusat perbelanjaan dan pasar dan kalau sudah ada Perwal nya pasti akan secepatnya diterapkan aturan itu pungkasnya.

Reporter: Ois
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages