GUDANG PARALON DI TEGALAYA CIPANENGAH KOTA SUKABUMI HANGUS TERBAKAR - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

GUDANG PARALON DI TEGALAYA CIPANENGAH KOTA SUKABUMI HANGUS TERBAKAR




SUKABUMI, harianekspos.com - ,
Gudang material dan bahan bangunan di Kampung Tegaljaya, RT 04,RW 04, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi  terbakar. Tidak ada korban jiwa  dalam peristiwa tersebut namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, Sabtu 21/9/2019.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami mengatakan, berdasarkan keterangan dari saksi, api mulai terlihat sekitar pukul 18:00 WIB. Kobaran api cepat merambat sehingga menghanguskan 100 meter dari 300 meter persegi gudang milik Heri Sugito. 

"Kebakaran diketahui oleh dua orang pegawai gudang. Kedua orang tersebut merupakan warga sekitar gudang yaitu Dedi (42) dan Yeye (37),"kata Zulkarnain kepada para, awak media.

Zulkarnain menjelaskan, menurut keterangan saksi, kebakaran tidak bisa dicegah pada saat api terlihat belum terlalu besar karena Alat Pemadam Api Ringan (Apar) yang terdapat di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) tidak berfungsi. Apar yang tersedia sudah kadaluarsa selain itu penyediaannya sangat minim tidak sesuai dengan luas bangunan.

"Akibatnya, rambatan api tidak dapat terhentikan  sehingga menghanguskan barang-barang yang terdapat didalam gudang. Bahan-bahan bangunan banyak nya paralon dan komponen penyambung, amplas serta paku asbes hangus menjadi arang,"ujarnya.

Namun, lanjut Zulkarnain, api bisa dijinakkan setelah petugas pemadam kebakaran dibantu oleh anggota polsek lembursitu, Satpol PP dan  Kesbangpol mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.

"Dikerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kebakaran. Api berhasil dipadamkan pada pukul 18:30 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan,"ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, karena pada saat kebakaran terjadi  Sebanyak 30 orang pegawai yang bekerja digudang tersebut sudah pulang.

"Untuk sementara penyebab kebakaran belum diketahui, namun dampak dari musibah tersebut pemilik diperkirakan merugi sampai Rp 75 juta,"pungkasnya.

Jurnalis: OIS

| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages