Himpitan Ekonomi dan Kemajuan Teknologi Harus Menjadi Perhatian Kita Bersama - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

Himpitan Ekonomi dan Kemajuan Teknologi Harus Menjadi Perhatian Kita Bersama


GARUT, harianekspos.com - Komando Rayon militer (Danramil) Kapten Infanteri H.Aripin, dalam sambutan acara majlis ta'lim  bulanan bertempat di masjid Al-ikhlas kampung cibunuang, desa bagendit kecamatan banyuresmi. kamis 18/9/2019

H. Aripin menegaskan ada tiga hal yang  harus kita waspadai akhir-akhir ini; pertama waspada jangan sampai terus berkembangnya LGBT (Lesbian, Gaya, Biseksual, Transjender) dikabupaten garut dengan terus selalu diadakan pemahaman agama, dan pembinaan terhadap generasi muda, kedua waspada terhadap perkembangan kemajuan teknologi pada anak-anak, harus diawasi oleh orang tua, pihak sekolah, dan pemerintahpun harus ikut serta dalam mengadakan pelatihan-pelatihan yang positif bagi generasi muda. Ketiga mewaspadai maraknya cara-cara meminjamkan uang kepada masyarakat dengan bunga yang berlipat-lipat jika hal itu terjadi bisa menyengsarakan dan mencekik masyarakat.ucapnya

H. Aripin menambahkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, segera lunasi dan berhenti, sepertinya masih bayak cara lain untuk memenuhi pinjaman yang tidak memberatkan masyarakat, bila terjadi acaman-acaman terhadap masyarakat  bisa melaporan kepihak kepolisian.     Salah satu anggota masyarakat peduli garut (mapag) yang sekarang menjadi anggota.ujarnya

Sementara BPD Holid asad, S.Pdi membenarkan Hampir di tiap desa dampak negatif terhadap warga masyarakat yang terlilit utang piutang banyak berujung dengan perceraian, pengusiran terhadap seseorang karena tidak mampu membayar utang baru kemarin terjadi.

Lanjut holid, semua ini tetap harus menjadi perhatian kita bersama dan pemerintah, salah satunya dengan mengembangkan program bumdes tiap desa, dan koprasi yang sesui dengan aturan hukum, tidak terlalu rumit syaratnya dan tidak memberatkan anggota, serta pengembangan baitulmall tiap masjid  bisa juga jadi solusi bila dikelola dengan profesional serta mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.katanya

Kapolsek Banyuresmi Drs.H.Krisna Irawan, M.Si. ditemui dikantornya menjelaskan  tentang adanya praktek peminjaman uang yang berujung dengan adanya acaman ataupun intimidasi (kekerasan) terhadap masyarakat ataupun terhadap lembaga peminjam tersebut harus segera di selsaikan, dengan kata lain "Ultimatum remidum yang artinya hukum pidana merupakan upaya terakhir yang dapat ditempuh setelah upaya lain sudah dicoba". Pada prinsipnya pihak kepolisian akan responsif terhadap semua pihak, semua hadapan hukum (Equality brfore the law).pungkasnya.

Jurnalis: Beni

| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages