Kasus Pelecehan Seksual oknum guru terhadap Siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Di Kota Sukabumi Coreng Dunia Pendidikan Ke-agaman. - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

Kasus Pelecehan Seksual oknum guru terhadap Siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA) Di Kota Sukabumi Coreng Dunia Pendidikan Ke-agaman.




SUKABUMI, - harianekspos.com - Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah ( MDTA) yang artinya satuan pendidikan  yang berbasis keagamaan Islam bukan formal yang menyelenggarakan pendidikan keagamaan islam sebagai pelengkap pelajar SD/MI/ sederajat maupun anak usia pendidikan setingkat

Kegiatan belajar mengajar  pada Sore hari diperkiran pada pukul 14°° WIB Sampai selesai
   
Salah satu Madrasah  Diniyah Takmiliyah Awwaliyah ( MDTA) yang beralamat di Kota Sukabumi, telah terjadi Pelecehan seksual kepada siswa wanita kelas 6 di (MDTA) oleh oknum gurunya sendiri yang berinisial O hampir usianya (50) tahun 

Korban pelecehan, pencabulan yang namanya di samarkan kita sebut (Bunga) usia 12 tahun yang sudah duduk di bangku kelas 6 di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) .

Pada hari sabtu siang sekitar jam 11°° wib,  tanggal 14 bulan September 2019 sempat wartawan  Mendatangi pengurus sekaligus Kepala Sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah( MDTA) mengkomfirmasi kebenaran kasus oknum guru tersebut.

Saat di temui di rumahnya encep membenarkan. adanya kejadian pelecehan, pencabulan oknum guru terhadap siswa wanita di Madrasah kami, pada hari sabtu sore tanggal 31 Agustus 2019 di ruangan kelas  lantai 2. Menurut si korban (bunga) saat mengatakan dan memperagakan di depan saya, 
diruangan kelas lantai 2 sempat di peluk dan diraba- raba semua badan serta di cium- cium samapai bunga menangis dan sempat melawan dan meronta ronta minta tolong lalu kabur keluar, kejadian singkatnya sikorban (bunga) mengtakan, Dengan adanya kejadian ini saya pun di kasih tahu sama wali kelas dan pihak Sekolah Dasar dimana sikorban bersekolah pagi setelah dua hari kejadian tersebut, tapatnya hari senin tanggal 2 bulan september tahun 2019. Bahkan sikorban ( bunga ) memperagakan dan mengatakan kejadian tersebut di ruangan kantor SD serta di saksikan beberapa guru.

Lanjut encep. sementara kasus ini sudah di tangani kepolisian Polres Sukabumi kota, dan kami sudah berhentikan, di
pecat oknum tersebut  dari tenaga pendidik di madrasah diniyah takmiliyah awaliyah (MDTA) pungkasnya (iwan.Ois)
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages