RIBUAN MASSA DEMONSTRASI DAMAI GERUDUK KANTOR DPRD KOTA SUKABUMI. - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

RIBUAN MASSA DEMONSTRASI DAMAI GERUDUK KANTOR DPRD KOTA SUKABUMI.




SUKABUMI KOTA, harianekspos.com -
Ribuan masa yang tergabung dalam Aliansi Muslim Indonesia Raya (AMIR) melakukan aksi demonstrasi damai menolak One Belt One Road (OBOR) atau Belt and Road Inisiative (BRI), pasalnya AMIR menilai program yang kabarnya akan diikuti Pemerintah Negera Indonesia, hanya menguntungkan makelar proyek semata yang dikuasai segelintir orang. Jumat 6/9.

Aksi penolakan disampaikan AMIR dengan melaksanakan long match yang di mulai dari lapang merdeka dan berjalan melalui jalan Ahmad Yani, Zaenal Zakse dan dilanjutkan dengan melakukan orasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau Dagonya Kota Sukabumi.

Dalam orasinya perwakilan AMIR, menyampaikan aspirasinya kepada Presiden Republik Indonesia, Jokowidodo melalui Ketua DPRD Kota Sukabumi berupa penolakan pemindahan ibu kota pasalnya dalam proses pemindahan akan menimbulkan persoalan baru yaitu piutang yang akan terus mencekik leher rakyat kecil. Bahkan jika hal itu sampai terjadi bayi yang baru lahir pun akan terkena dampaknya.

Selian itu, mereka meminta menghentikan kriminalisasi ulama dengan mengakui bendera tauhid sebagai bendera umat Islam, serta menolak dicabutnya subsidi atau kenaikan iuran Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) yang digadang-gadang mencapai 100 persen. Aksi berlangsung damai dan masa membubarkan diri setelah berdialog dengan Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, perwakilan dari DPRD dan Perwakilan dari BPJS.

Walikota Sukabumi Ahcmad Fahmi menyambut baik aksi tersebut dan ia menerima aspirasi yang disampaikan AMIR, Fahmi memastikan tuntutan akan di teruskan ke pemerintah pusat. jelas nya.

"Ya dari kami hanya menerima aspirasi dari kawan -kawan AMIR ini,kemudian aspirasinya akan kami sampaikan aspirasinya kepada pemerintah pusat. insyaAllah tidak terkendala dan kita serahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat,"pungkasnya.

Jurnalis: Ois

| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages