DUA KEDUSUNAN DI KECAMATAN CIEMAS KABUPATEN SUKABUMI MENGALAMI KEKERINGAN - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

DUA KEDUSUNAN DI KECAMATAN CIEMAS KABUPATEN SUKABUMI MENGALAMI KEKERINGAN

DUA KEDUSUNAN DI KECAMATAN CIEMAS KABUPATEN SUKABUMI MENGALAMI KEKERINGAN





SUKABUMI, harianekspos.com -
Beberapa bulan terakhir sejumlah wilayah di Kabupaten sukabumi mengalami kekeringan. Warga kesulitan mendapatkan air bersih, baik untuk pertanian maupun untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Hampir dua kedusunan tegal panjang/hegarmanah Desa sidamulya , Kecamatan Ciemas misalnya, banyak sumur warga yang mengering. Untuk mendapatkan air mereka harus menempuh perjalanan sekitar 2 kilometer ke sungai cimalaka/cibaregbeg. Di sungai tersebut terdapat sebuah belik (sumur kecil) bahkan warga harus rela ngantri setiap hari untuk mendapatkan air bersih

Tak hanya untuk minum, air yang serba terbatas itu juga digunakan warga untuk mandi. Bahkan jika air di belik sudah tak keluar lagi, warga pun harus rela tidak mandi.

Warga mengaku hingga saat ini belum ada bantuan air bersih dari pemerintah dan instansi lainnya. Selain ke sungai, warga juga mencari air di sumur tetangga. Namun kondisi sumur pun mulai mengering, hanya sedikit air yang keluar dan kadang menjadi rebutan

hal ini di keluhkan  H erus (30), warga kampung Cilangkob Desa Sidamulya   memang kesulitan untuk mendapatkan air minum. apalagi harus berbagi dengan hewan ternak, karena memang Penduduk di Daerah tersebut banyak yang berternak, Belum lagi untuk keperluan memasak, mencuci dan mandi, jelasnya.

H,Erus menambahkan,"Kita mandi cuma sehari sekali, yang penting untuk masak dan minum ada. Saya minta kebijakan pemerintah, apakah mau bikin embung atau sumur bor, yang penting kebutuhan air warga bisa tercukupi," ungkap H. Erus kepada para awak media.


Meski sudah membuat sumur, lanjut dia, karena tanahnya tandus dan berbatu, maka aliran air tak maksimal. Sehingga warga berharap pemerintah memberikan solusi yang permanen untuk warga.

Sementara itu, berdasarkan pantauan 'Harian ekspos.com. di lapangan, kondisi alam di Desa Sidamulya nampak kering dan tandus. Sedangkan kondisi jalan menuju lokasi, selain jauh, rusak juga sulit dijangkau, dan naik turun.untuk menuju ke sumber air. pungkasnya.

(Duloh/OIS)
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages