Inovasi Penanggulangan Sampah Dengan Magot BSF Desa Sukamulya Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

Inovasi Penanggulangan Sampah Dengan Magot BSF Desa Sukamulya Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut








GARUT, harianekspos.com -

Penanggulangan sampah organik dan anorganik di tiap Desa menjadi perhatian bagi para aktifis untuk mewujudkan desa bersih, dan asri.

Kepala Desa Sukamulya Jono. kecamatan pangatikan Kabupaten Garut. menyampaikan terkait untuk menanggulangi sampah organik yang ada dimasyarakat dengan cara dikumpulkan untuk dijadikan pakan magot BSF (belatung pengurai sampah). Bagi warga masyarakat yang memiliki lahan dapat membuatnya sendiri untuk dijadikan tempat pengolahan sampah, dan bagi warga masyarakat yang tidak punya lahan bisa langsung diambil oleh petugas pengolahan sampah.'jumat 11/10/2019

Lanjut Jono, Untuk menanggulangi sampah organik yang mudah diurai atau sampah anorganik yang tidak bisa diurai di tahun 2020 akan diadakan anggaran khusus untuk mendukung program ini, dengan tujuanya pengolahan sampah organik untuk dijadikan pupuk, untuk sampah anorganik untuk dijadikan kerajinan.

Bendahara Desa Sukamulya. Supardi menambahkan kami mendukung dengan ada nya anggaran ditahun 2020 untuk kemajuan Desa dan pemberdayaan masyarakat. Alhamdulillah Desa Sukamulya selama ini telah meraih tiga penghargaan loba ditingkat kabupaten garut: 1.Juara pertama lomba inovasi pertanian 2. Juara dua ketangkasan kupas kelapa. 3. Juara kedua ketangkasan bongkar mesin teraktor, jelasnya.

Pendamping desa kecamatan pangatikan Pendi Ahmad berharap kedepan proses pengolahan sampah dengan Magot BSF bisa diikuti oleh Desa lain di Kecamatan Pangatikan khususnya atau pun Desa lain dikabupaten Garut dengan tujuan dapat membatu 1.Pengentasan sampah yang menjadi masalah besar pemerintah pusat dan pemerintah daerah 2. Merubah prilaku masyarakat untuk memilah dan meyimpan sampah untuk sampah organik atau anorganik yang dapat di kelola sehingga sampah juga dapat memberi penghasilan bagi warga masyarakat.

Divisi pemberdayaan forsspawa "forum silaturahmi sukawening pangatikan wanaraja" Agus nurjaman ditemui dilokasi tempat pengolahan sampah organik jln cihuni kecamatan pangatikan menyampaikan pengolahan sampah dengan Magot BSF "belatung pengurai sampah" sangat bermanfaat dan produktif bagi masyarakat selain sampahnya bisa dipergunakan untuk pupuk organik bisa juga Magot BSF dipergunakan untuk pembuatan pakan ternak. Lanjut agus kami siap menjalin kerjasama dengan pemerintah desa yang ada di kabupaten garut karena pengolahan sampah dengan Magot BSF banyak manfaat bagi masyarakat, selain lingkungan jadi bersih tapi juga dapat menjadi lahan pekerjaan untuk mengurangi pengaguran, begitu pun forsspawa diketui oleh Budi aditya,
Yudiansyah sebagai sekretaris
Adang Syarif sebagai bendahara
Dandi, Ujang romannya, Rohendi sebagian anggota, Agung sebagai Divisi usaha. Kedepan kamipun berharap pemerintah daerah bisa mendukung program Magot BSF karena sementara ini baru kepala desa Sukamulya yang baru bisa kerjasama. Pungkasnya







Jurnalis: Beni

| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages