Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Berjanji Akan Menampung Aspirasi Pokus Kedaerah Pemilihan Masing-Masing - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut Berjanji Akan Menampung Aspirasi Pokus Kedaerah Pemilihan Masing-Masing




GARUT, harianekspos.com - Begitu banyaknya dan padatnya jadwal audisi ke DPRD Kabupaten Garut saat ini menunjukkan eksistensi begitu lemah, kurang respon, dan terkesan kurang keberpihakan Para anggota DPRD Kab. Garut, terhadap permasalahan yang terjadi di Masyarakat Garut, sehingga berbondong-bondong untuk melakukan audiensi dan menyampaikan Aspirasinya ke DPRD Kabupaten Garut.

Sementara menurut Yohaness salah satu Awak Media, saat dipintai keterangan mengatakan,, " sikap ambigu Ketua DPRD  Kab. Garut yang kurang respek terhadap permasalahan yang terjadi di Masyarakat ini menujukan begitu lemahnya kinerja Pimpinan dan Para Anggota DPRD Garut selama ini, padahal jika mereka sadar dan ingat sumpah janji selaku Anggota DPRD Kab. Garut, salah satunya menampung dan memperjuangkan Aspirasi di Daerah Dapilnya masing-masing, ketimbang saat ini sering melakukan perjalanan Dinas Keluar Kota, entah studi banding atau Rakor, mana coba hasilnya mana, yang ada terkesan hanya menghabiskan anggaran saja, sementara permasalahan di masyarakat tidak terselesaikan, wajar saja jika Ketua Koordinator AMPG kang Ivan bilang unprosedural ". Tegasnya.

Lanjut Yohaness " seandainya Para Wakil Rakyat ini dekat dengan masyarakatnya, tentu tidak akan ada gejolak dan begitu berbondong-bondong masyarakat beraudiensi ke Gedung DPRD. Sampai saat ini coba kita tarik ulur beberapa terkait permasalahan yang terjadi kasus Korban Banjir Bandang Garut 2016, Permasalah Masyarakar Korban Reaktivitas PT. KAI, Permasalahan Masyarakat Korban Dampak Limbah Kulit Sukaregang, Permasalahan Pasar Cibatu, Limbangan, Leles, Samarang, Permasalahan yang terjadi di Masyarakat Pakenjeng, maaf akhirnya terkesan saat ini DPRD Kab. Garut ini menjadi Pegadaian, hanya meninggalkan duka tidak ada solusi permasalahan buat masyarakat, wajar jika masyarakat kecewa dan berbondong-bondong ke DPRD melakukan Audiensi untuk menyampaikan Aspirasinya " Ungkap Yohaness.

Melihat fenomena yang terjadi Kang Enan yang akrab dipanggil, selaku salah satu Pimpinan / Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Garut, berjanji akan merubah paradigma kepada para Anggota DPRD Kab. Garut, sebagai bentuk pelayanan publik terhadap Masyarakat Garut, untuk lebih banyak menampung Aspirasi maka akan lebih fokus kunjung ke daerah Dapil masing- masing. Jumat 25/10/2019.

" memang saat ini begitu padat jadwal audiensi yang diajukan oleh masyarakat Kabupaten Garut. Untuk itu ke depan akan merubah paradigma agar para anggota dewan lebih banyak berkunjung ke daerah untuk menampung Aspirasi permasalahan-permasalahan yang terjadi ada di masyarakat sehingga bisa segera ditangani dan dicarikan solusinya". Ujarnya.

Lanjut Kang Enan " Memang kemarin ada beberapa agenda / acara di luar kota untuk melakukan koordinasi, konsultasi menganai berbagai hal permasalahan yang ada di kabupaten Garut, dan untuk selanjutnya, kami akan merubah volume konsultasi keluar ke luar daerah akan lebih diperbanyak ke dalam daerah tujuanya, untuk lebih memaksimalkan dan menyerap semua permasalahan yang ada di masyarakat ketimbang kita banyak kunjungan keluar kota. Sehingga permsalahan yang ada di masyarakat akan cepet terdeteksi dan tidak menutup kemungkinan volume auden ke DPRD akan berkurang karena Para Anggota Dewan jemput bola permasalahan yang ada di daerah,

Untuk itu Kami akan segera mengirimkan surat ke Bupati untuk perubahan tersebut, kita bepegang ke PMK dan Perpub yang mengatur regulasi tersebut " Pungkas Kang Enan Wakil Ketua I DPRD Kab. Garut 

Jurnalis: Yo//Beni.
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages