BELASAN ANAK SD DI KOTA SUKABUMI DI DUGA KERACUNAN MAKAN PERMEN. - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

BELASAN ANAK SD DI KOTA SUKABUMI DI DUGA KERACUNAN MAKAN PERMEN.





SUKABUMI, harianekspos.com - 
Belasan pelajar salah satu Sekolah Dasar (SD) yang di Kota Sukabumi, di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin SH karena mengalami pusing dan sakit kepala. Diduga belasan anak-anak tersebut sakit akibat memakan permen beracun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, belasan anak-anak tersebut berasal dari SD di komplek Puri Cibeureum Permai I, Jalan Tampomas, Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.

Kasubag hukum dan Humas RSUD Syamsudin SH, Supriyanto mengatakan, pasien yang diperiksa berjumlah 13 anak dengan usia kisaran 8 tahun. Mereka datang dibawa orang tuanya setelah makan permen disekolah setiap anak merasakan sakit dan mual 

"Memang benar, Barusan saya dapat informasi ada pasien masuk 13 anak. Sementara diduga (keracunan) karena makan permen disekolahan,"kata Supriyanto kepada  para awak media  (15/11).

Supriyanto menjelaskan, belum diketahui pasti jenis makanan yang diduga penyebab keracunan masal tersebut. Namun menurut informasi  yang dihimpun sementara, sakitnya belasan anak tersebut akibat makan permen.

"Belum begitu detail makanannya apa, menurut informasi diduga dari permen namun tidak diketahui jenisnya apa. Itu baru dugaan apakah berasal dari permen atau yang lain,"katanya.

Supriyanto mengungkapkan, belasan anak yang dibawa ke RSUD Syamsudin SH kondisinya sudah membaik, namun pihak Rumah Sakit masih melakukan observasi.

"Saat ini kondisinya bagus, sementara belum ada indikasi untuk dirawat, kita masih melakukan observasi, kita lihat kedepannya apakah masih ada keluhan lainya atau tidak," pungkasnya.

Sementara, Kabag Ops, Polresta Sukabumi, Kompol Suryo Irawan membeberkan, Polresta Sukabumi Kota akan melakukan pengecekkan dan penyelidikan darimana asal permen tersebut. Namun jenis permen yang diduga mengandung racun tersebut mempunyai bentuk seperti telur dan berwarna-warni.

"Di wadahnya itu seperti telor tapi berwarna-warni,"bebernya.

Lebih jauh Suryo menututurkan, untuk mengungkap peristiwa tersebut, pihak kepolisian saat ini sudah mengantongi barang bukti berupa sample permen yang dimakan belasan anak tersebut. Kini barang bukti tersebut masih dalam proses pemeriksaan.

"Permennya sudah diambil oleh Reskrim. Apakah itu mengandung racun atau tidaknya akan dicek di Laboratorium,"pungkasnya.

Jurnalis: Ois
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages