Kepala Desa Sukamulya Jono Menyantuni Keluarga Korban Luka Tersiram Miyak Sayur Kecamatan Pangatikan Kabupaten garut - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

Kepala Desa Sukamulya Jono Menyantuni Keluarga Korban Luka Tersiram Miyak Sayur Kecamatan Pangatikan Kabupaten garut






GARUT, harianekspos.com - Kepala Desa sukamulya Jono memberikan santunan kepada orang tua korban untuk menambah biaya pengobatan anaknya bertempat di kantor Desa suka Mulyana kecamatan pangatikan Kabupaten Garut. ia berharap batuan yang diberikan bisa meringankan biaya pengobatan karena tidak puya Katu Indonesia sehat (KIS). kamis 07/11/2019.

Ayah dari Kanaya Bilqis Ependi, Hera Ependi ditemui dirumah orang tuanya dikampung sukarendah Rt. 01/04 Desa sukamulya kecamatan pangatikan menyampaikan kepada wartawan saya mohon maaf dengan adanya musibah yang terjadi pada anak saya telah merepotkan semuanya, saya ucapkan trimakasih kepada kepala Desa sukamulya yang telah memberi bantuan biaya untuk berobat jalan hingga saat ini. Saya berharap kepada pemerintah kabupaten garut bisa membatunya karena keterbatasan dana, saya sengaja mencabut anak saya dari RSU Guntur garut karena tidak punya uang bilia dioperasi lagi, yang sebenarnya harus dirawat selama 1 Bulan kata dokter, ucapnya. Terus terang saja selama satu minggu menghabiskan dana tujuh juta rupiah (7.000.000) kalau dihitung dengan obat-obatan beli diluar rumah sakit kurang lebih habis sepuluh juta rupiah (10.000.000) sementara uang tersebut hasil pinjam dari saudara dan saya juga sebagai tenangga kerja kontrak korban PHK imbuhnya.

Rina Apriani memaparkan terkait musibah yang menimpa pada anaknya akibat dari tersiram miyak sayur ketika membeli tareng (tahu digoreng) diwarung saudaranya terjadi dua minggu yang lalu, adapun anggota badan yang kena luka siram bagian anggota badan dan kaki sebelah kanan belum juga sembuh turnya.

Anggota BPD Desa Sukamulya dirumah orang tua korban menjelaskan  kanaya ini merupakan cucu dari Ustadz Mumuh Supiana ketua DKM mesjid Nurul-Iksan menyayangkan kepada pihak warung tidak ada kontribusi biaya terhadap keluarga korban seharusnya ada sumbangsih secara kemanusiaan dan persaudaraan, kamipun berharap kepada pihak pemerintah kabupaten garut baik Dinas sosial maupun baznas dapat membatunya ucapuya.

Kasi pelayanan umum Desa sukamulya Ustadz Rustandi menambahkan saya bersama ayahnya sedang berusaha mohon bantuan ke Baznas Kabupaten garut sesuai arahan prosedur setaff Lapad Ruhama untuk memohon biaya untuk berobat jalan ke pihak baznas,  Alhamdulillah semua persyaratan telah kami tempuh sesuai prosedur bahkan berkas pun sudah diterima tinggal ada realilsasi, menurut pihak Baznas nanti 10 hari kerja dari sejak penyerahan berkas akan diberikan informasi, pungkasnya.

Jurnalis: Beni Nugraha
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages