Inovasi Desa Penanggulangan Sampah Plastik Menjadi BBM Desa Sukamulya Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

Inovasi Desa Penanggulangan Sampah Plastik Menjadi BBM Desa Sukamulya Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat





GARUT, harianekspos.com - Kepala Desa Sukamulya Jono menyampaikan  kepada awak media bertempat di aula desa sukamulya kecamatan pangatikan, menyelegarkan sosialisasi penanggulangan sampah anorganik berbagi pelastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) sebagai program inovasi desa sukamulya, Ucapnya. kamis, 19/12/2019.

Jono menambahkan kegiatan sosialisasi ini merupakan perhatian pemerintah desa terhadap banyak nya sampah pelastik yang ada ditiap wilayah menjadi persoalan di kabupaten Garut. Alhamdulillah perwakilan tiap Rw, dan warga masyarakat ikut serta dalam acara sosialisasi ini, sehingga dengan adanya acara ini di harapan sampah pelastik nanti bisa dimanfaatkan secara baik, Tuturnya.

Ketua pendamping Inovasi Desa (PID) Kecamatan pangatikan Teten Sugandi menyampaikan kami mengucapkan trimakasih kepada pak camat pangatikan yang telah respons untuk memohon video kegiatan tim kami untuk disampaikan ke Bapak Bupati untuk uji coba dan penelitian, serta kepada kepala desa sukamulya dan pak sekdes telah memfasilitasi kami. Ucapnya.

kegiatan sosialisasi penanggulan sumpah pelastik menjadi BBM ini merupakan program inovasi desa di kabupaten garut yang pertama kali dilaksanakan di desa sukamulya, menurut Teten sosialisasi ini sudah pernah dikembangkan di kabupaten Surakarta Jawa Tengah. Terkait sosialisasi uji coba ini dilakukan secara sederhana, pertamanya sampah pelastik yang sudah dibersihkan dan dikeringkan dimasukan ke kaleng biskuit ditutup rapat dan dibakar dengan menggunakan kompor gas kurang lebih selama satu jam hasil dari pembakaran satu kilo sampah pelastik  akan menghasilkan satu lier BBM yang mengalir melalui alat besi berlubang yang dilengkapi dengan selang  bening. Tuturnya.

Lanjut Teten hasil dari pembakaran akan menghasilkan tiga jenis BBM yaitu jenis solar, minyak tanah, dan bensin yang bisa dipergunakan secara langsung oleh masyarakat. Untuk lebih hemat biaya bisa juga mengunakan drum sebagai media sampah, dan kayu bakar sebagai penggati kompor gas, imbuhnya.

Ketua pendamping desa Pendi Ahmad menjelaskan, hasil dari pengolahan sampah khususnya solar pernah kami buktikan digunakan untuk bahan bakar masin traktor pembajak sawah sebanyak 2 Liter solar hasilnya hemat, traktor bejalan seperti biasa, Ucapnya.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh seluruh pemerintah desa sukamulya, Ketua BPD, para ketua Rw, Tim pendamping Kecamatan pangatikan; Teten Sugandi (ketua), beserta anggota Tim PID; Engkus, Nurhayati, Dadan Margana, H.Haryono, Ikbal. Serta seluruh Tim Pendamping desa; Pendi Akhmad, Ade Juariah, Triana Juandi dan Yusup.   

Ketua BPD desa sukamulya Asep Mujayin, SH saya sangat mengapresiasi terhadap kepala desa Sukamulya atas pelaksanaan kegiatan ini serta selalu mencari trobosan baru yang bekerjasama dengan tim inovasi desa untuk kemajuan desa Sukamulya, Ucapnya.

Asep berharap sosialisasi kegiatan ini bisa dilaksanakan di tiap Rw atau perdusun, karena sosialisasi ini dapat bermanfaat untuk warga masyarakat  yang ingin mencoba berkreatifitas untuk menanggulangi sampah pelastik, dengan tujuan dapat meningkatkan nilai ekonomis, pemberdayaan masyarakat, lingkungan pun akan bersih dan sehat, Pungkasnya. 



Jurnalis: Beni
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages