Sampah Pasar Wanaraja Dan Sampah Di Jalan Raya Menjadi Tugas Lingkungan Hidup. Desa Wanaraja Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut - Harian Ekspos

Breaking News

Post Top Ad

Sampah Pasar Wanaraja Dan Sampah Di Jalan Raya Menjadi Tugas Lingkungan Hidup. Desa Wanaraja Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut





GARUT, harianekspos.com - Dedih Rohmat sebagi pekerja supir penarik sampah ditemui dilokasi tempat  penyimpanan sampah sementara pasar wanaraja kecamatan wanaraja kabupaten garut Provinsi Jawa Barat. Minggu, 29/12/2019.

Dedih Rohmat menyampaikan kepada wartawan terkait penarikan sampah pasar wanaraja dan sampah yang berada di jalan raya menurut dedih dalam satu hari kurang lebih mencapai satu truk setara dengan tiga ton, kami tarik setiap hari, terkadang dalam waktu tujuh hari mencapai sembilan truk bila dihitung mencapai dua puluh tujuh ton per minggu, sampah yang kami tarik langsung di buang ketempat pembuangan sampah pasir bajing kecamatan leles, Ucapnya.

Dedih mengucapkan trimakasih kepada pihak pengelola pasar wanaraja yang telah memperhatikan kami untuk membiayai pembelian bahan bakar minyak (BBM) solar, kami berharap kedepan pihak pengelola pasar lebih meningkatkan kembali untuk kesejahteraan bagi teman kami yang lima pekerja penarik sampah, karena pemeliharaan mobil, ban yang rusak itu semua kami yang tanggung jawab, Tuturnya.

Dedih Rohmat Alhamdulillah saya bekerja sebagai penarik sampah mulai dari tahun1997, Sejak tahun 2000 saya ditugaskan menjadi supir dari kantor lingkungan hidup (LH) hingga sekarang. Terkait tim kami sebagai pekerja pembantu ada lima orang diantaranya; Ade Suparman, Muhammad Ridwan, Yudi, Indra, dan Jaenal, Ucapnya.

Ade Suparman menambahkan kami sebagai pekerja berharap kepada pemerintah untuk mendapatkan surat keterangan (SK) kerja, dengan adanya SK diharapkan agar mendapatkan upah yang setandar, Ucapnya.

Ade mengucapkan terimakasih  kepada pengelola pasar, pemerintah desa wanaraja, kecamatan wanaraja, kecamatan karangpawitan serta kepada warga masyarakat dan para Rw yang telah memperhatikan, mengkordinir iuran warga untuk membayar kami, Tuturnya. 

Indra salah satu petugas penarik sampah berharap kepada pemerintah adanya pemberian perlengkapan seragam dan sepatu. Alhamdulillah yang penting kita syukuri saya dan teman lain tiap bulan mendapatkan upah sebesar 400.000/bulan terkadang juga ada tambahan dari hasil penjualan rongsokan botol pelastik, dan hasilnya saya bagi rata, Ucapnya.

Selain itu indra berharap kepada warga masyarakat dapat memisahkan sampah kering dan sampah basah, serata sampah pelastik untuk memudahkan kami untuk bekerja, dan juga dapat dimanfaatkan oleh pihak lain yang ingin memanfaatkan sampah yang kami buang, Pungkasnya. 





Jurnalis: Beni

| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages