Kasus Kepemilikan Senjata Api Tanpa Hak. Kapolres Karawang Gelar Konferensi Pers. - Harian Ekspos

Breaking

Post Top Ad

Kasus Kepemilikan Senjata Api Tanpa Hak. Kapolres Karawang Gelar Konferensi Pers.






KARAWANG, harianekspos.com - Kapolres Karawang  AKBP Arif Rachman Arifin S.I.K.,M.H  Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Kepemilikan senjata api tanpa hak yang diliput Oleh Media Elektronik, Cetak Dan Online Kab. Karawang, Bertempat di Depan gedung reskrim Polres Karawang, Selasa (17/12/2019).

Turut hadir dalam kegiatan Konferensi Pers Dandim 0604 /Karawang Letkol Medi H Wibowo, Porkompimda dan Kasat Reskrim AKP Bimantoro Kurniawan S.I.K Beserta Anggota Sat Reskrim Polres Karawang.

Dalam Konferensi Persnya Kapolres  Menerangkan bahwa Kasus Kepemilikan senjata api tanpa hak tersebut melanggar pasal 1 ayat (1) UU RI No. 12 Drt Tahun 1951. Telah diamankan Sebanyak 4 (empat ) orang pelaku.

Berdasarkan informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa bahwa didaerah Tunggak jati Kab. Karawang akan diadakan transaksi jual beli senjata api kemudian anggota langsung meluncur ke Jln. Raya Tunggakjati Kel. Tunggakjati Kec. Karawang Barat Kab. Karawang yang merupakan TKP kejadian.

Ternyata benar pada saat itu diamankan pelaku berikut barang bukti 1 (satu) pucuk senjata api rakitankemudian dikemabangkan kerumah pelaku yang beralamat didaerah Dsn. Ardijaya Rt 006/002 Desa Sabajaya Kec. Tirtajaya Kab. Karawang. Dan ditemukan kembali 2 (dua) pucuk senjata api berikut alat untuk membuatnya, selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa dan diamankan ke Polsek Karawang dan setelahnya diinterogasi ternyata yang bersangkutan telah menjual senjata api dan kemudian tim Opsnal Polsek Karawang melakukan pengembangan.

Kapolres Menjelaskan Dari hasil pengembangan kemudian pada Hari Sabtu (14/12/2019) dilakukan penangkapan terhadap pelaku AW dan padanya diamankan barang bukti berupa 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis revolver, senjata tersebut awalnya merupakan senjata airsofgan yang dirubah menjadi senjata api dengan biaya Rp.300.000.

Kemudian pada Sabtu (14/12/2019) dilakukan kembali penangkapan terhadap pelaku NS dan padanya diamankan satu pucuk senjata api rakitan tanpa dilengkapi surat yang syah berikut amunisi atau peluru kaliber 22 mm sebanyak 10 (sepuluh), adapun senjata dan peluru didapat dari membeli seharga Rp. 15.000.000.

Sedangkan satu orang lagi yaitu YC  ditangkap dirumahnya dicinagoh barat, darinya diamankan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut amunisinya sebanyak 50 (lima puluh) butir kaliber 22 mm dan senjata tersebut dibeli dari DS, dan tersangka pernah menjual 4 (empat) pucuk senjata api rakitan kepada seseorang yang berinisial AR yang berada didaerah Jakarta akan tetapi saat ini AR belum tertangkap.

(Red)
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages