Program Bantuan Sosial Sembako (PBSS 2020) Pengganti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT 2019) Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut - Harian Ekspos

Breaking News

Post Top Ad

Program Bantuan Sosial Sembako (PBSS 2020) Pengganti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT 2019) Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut






GARUT, harianekspos.com - Camat Banyuresmi Drs. H. Nurrodhin, M. Si ditemui dikantor Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Jumat, 07/02/2020.

Drs.H.Nurrodhin, M.Si. Menyampaikan kepada wartawan terkait perubahan kegiatan dari  Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT 2019), ke Program Bantuan Sosial Sembako (PBSS 2020). Pada hari Kamis, 30/01/2020 telah diadakan pembahasan dengan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Garut komisi IV. dimana yang sebelumnya telah melakukan monitorring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan BPNT selama tahun 2019. Ucapnya.

Lanjut Drs.H.Nurrodhin Ada beberapa permasalahan poko yang telah dibahasnya; 1. Berkaitan dengan data BDT penerima BPNT yang masih ada masalah artinya ada yang salah sasaran, dan juga masih ada warga yang masih belum menerima bantuan sosial baik janda tua maupun warga miskin yang belum terdata. 2. Kaitan dengan aktifasi kartu yang masih bermasalah, di Kecamatan Banyuresmi dari 5114 Keluarga Penerima Manpaat (KPM) masih ada 37 kartu KPM yang masih bermasalah yang nantinya akan kita lacak dan akan kita selesaikan bersama. 3. Persoalan keberadan agen, Saya berharap agen yang ditunjuk tidak lagi mengambil keuntungan dari warga penerima program bantuan sosial sembako 2020, pemilik agen sembako harus memahami Pedum (pedoman umum) Program Bantuan Sosial Sembako (PBSS 2020), artinya agen tersebut harus memiliki barang sembako yang berkualitas, dan kuantitas yang cukup agar pemberiannya tepat waktu, dan tepat harga sesuai nominal yang telah ditentukan sertus lima puluh ribu rupiah 150.000/paket, serta agen tersebut harus agen resmi yang ditunjuk pihak Bank BNI, Tegasnya.

Alhamdulillah para agen resmi telah menyepakati akan menjalankan pedum dengan kaitan sembako barang yang diberikan harus berkulitas serta memiliki kandung karbohidrat misalnya Beras, jagung, sagu. Memiliki kandungan protein hewani misalnya telur, daging ayam dan memiliki kandungan protein nabati misalnya tempe dan tahu, Ujarnya.

Terkait bilamana ada warga yang kartu KPM masih bermasalah, segera lapor ke desa semua akan dikumpulan terlebih dahulu di Kesra kecamatan, atau di TKSK kecamatan untuk dibutkan pelaporan secara tertulis dan kartu nya untuk segera diaktifkan kepihak bank BNI untuk pembukan bila terblokir. Begitu juga bila ada warga yang memang betul-betul warga miskin yang tidak memiliki akses bantuan sosial sama lapor ke desa masing-masing, yang nantinya akan didata untuk diusulkan sesuai program pemerintah, sampai saat ini kami sedang terus memperbaiki data dan mengumpulkan data-data warga miskin karena permasalahan kemiskinan merupakan tanggung jawab kita bersama, Pungkasnya.

Jurnalis: Beni
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages