PERWAKILAN KAPALERI LETU BAKRI DATANGI KANTOR DPRD KOTA SUKABUMI TERKAIT PSN DOBEL TREK - Harian Ekspos

Breaking News

Post Top Ad

PERWAKILAN KAPALERI LETU BAKRI DATANGI KANTOR DPRD KOTA SUKABUMI TERKAIT PSN DOBEL TREK






SUKABUMI, harianekspos.com -
Beberapa perwakilan pedagang yang tergabung dengan Komunitas anak pasar Letu Bakri ( KAPALERI) datangi kantor DPRD di jalan Ir Haji Juanda Cikole,Kota Sukabumi tadi pagi sekitar Jam 10 wib, rabu 10/12.

Menurut perwakilan pedagang KAPALERI. Anak pasar Letu Bakri H. Aun, berharap Anggota DPRD, sebagai mediator/ penengah untuk mencari Solusi para pedagang  karena tahapan perencanaan Proyek strategi Nasional (PSN) dobel trek akan segera dimulai sekitar bulan Maret 2020,

H,Aun menambahkan karena sangat mendesak sekali makanya kita datang kekantor DPRD kami para pedagang butuh kejelasan mau menanyakan kapan bangunan ruko akan dibongkar karena disitu banyak sekali yang berjualan  di kios Letu Bakri pokoknya  kami minta kejelasan yang pasti mau di tempatkan dimana,dan Kompensasi  kepada para pedagang seperti apa, jelasnya.

Lanjut H,Aun, dampak yang akan kami rasakan setelah dibongkarnya kios lapak kami, dan bukan masalah dibongkarnya akan tetapi setelah dibongkarnya, nasib kami terkatung  katung, karena yang saya tahu pasar pelita belum beres -beres  dan belum beres sampai saat sekarang, teritorial Kota Sukabumi yang sangat sempit ini akan menjadi Polemik baru, masalah lama belum terselesaikan datang lagi masalah baru pasar Letu Bakri, paparnya.

Kios yang ada di jalan Letu Bakri dan jalan Pasundan secara keseluruhan ada sekitar 416 kios itu semuanya lahan PT KAI, sebetulnya PT KAI tidak ada sangkut pautnya dengan bangunan kios, tapi itu urusan Dirjen perkeretaapian,dan perkeretaapian menunjuk pihak ketiga yaitu PT Jasa Persada, kami sebagai pedagang sangat resah karena keterbatasan pengetahuan, tempat kami mencari nafkah sehari-hari tiba- tiba mau di bongkar,sampai saat ini  belum jelas tidak ada solusi sama sekali apa yang di rasakan bagi kami, katanya.

Para pedagang melalui komunitas KAPALERI sudah mencoba melaku kan, audensi dan upaya mencari solusi kepada Pemerintah Daerah Kota Sukabumi tetapi saat ini belum ada jawaban yang pasti, "Sebagai jalan Ikhtiar terakhir insyaallah kami akan kaml akan meminta perlindungan, nasib pedagang Letu Bakri dan mau minta Solusi kepada bapak Presiden RI, Ir H Joko Widodo."

Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman mengatakan. Kami sebagai wakil rakyat merasakan prihatin dengan masalah ini.Disatu pihak  adalah program pembangu nan,  pemerintah,disatu pihak ini para pedagang merupakn  rakyat Kota Sukabumi.

"Ini menjadi dilema juga karena pasar pelita belum selesai, tetapi kalo pasar bisa selesai mungkin mereka yang terkena pembong karan dan perlu tahu menangani pedagang tidak bisa sembarang pindah kesana kesini  bisa dipindahkan.Meski demikian solusi kami akan berupaya menyelesaikan dulu dengan pihak pengembang yang menyangkut masalah keuangan.

Sesudah itu tentunya kita dengan pemerintah Daerahlah terkait masalah relokasi ini seperti apa , sebab  pemerintah Daerah sudah mempunyai target sampai bulan april 2020 pasar Pelita sudah selesai akan tetapi ini pembongkaran sudah mendesak, meski belum ada kepastian kapan dilakukan.Intinya Kami semua dewan sepakat akan menyelesaikan maslah ini, dan akan melakukan pertemuan dengan berbagai pihak termasuk meninjau pasar yang mau dibongkar" pungkasnya ,


Jurnalis: Ois

| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages