LMP Support Bapenda Karawang Untuk Kejar Penunggak PBB Yang Sampai Rp. 525 M - Harian Ekspos

Breaking News

Post Top Ad

LMP Support Bapenda Karawang Untuk Kejar Penunggak PBB Yang Sampai Rp. 525 M





KARAWANG, harianekspos.com - Senin,16/3/2020 Masih soal tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari kalangan pengusaha yang berinvestasi di Karawang yang mencapai angka Rp. 525 miliar per November 2019. Angka tersebut di prediksi masih akan kembali meningkat di Tahun 2020 sekarang, jika para penunggak pajak yang membandel tersebut belum juga melunasi tunggakan pajaknya.

Pengurus Laskar Merah Putih (LMP) Karawang, Andri Kurniwan yang sebelumnya menyoroti perihal ini, untuk yang kedua kalinya menyampaikan pendapat soal investor bandel.

Kepada awak media, Andri mengatakan. "Saya sudah baca berita yang memuat statement Kepala Bidang (Kabid) Pajak II yang membidangi Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Karawang. Pihaknya terus memburu para penunggak pajak, bahkan sudah berkirim surat sebanyak ratusan kali.", Ulasnya.

"Tentu ini patut kiranya untuk di apresiasi. Artinya, selama ini Bapenda Karawang tidak tinggal diam, ada upaya - upaya yang sudah di lakukan. Namun memang si wajib pajak yang memiliki tunggkannya bandel.", Kesalnya.

Lalu saran dan masukan apa dari LMP Karawang untuk Bapenda Karawang dalam menyikapi sulitnya menyadarkan para wajib pajak yang bandel. Dengan nada santai, Andri menjawab. "Prinsipnya, kami selaku masyarakat, tidak mau tahu. Potensi pajak yang belum tergali itu harus segera dapat tergali dan terambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang. Apa lagi di antara perusahaan yang menunggak pajak tersebut, ada salah satunya yang dalam waktu dekat akan segera berinvestasi kembali, yaitu membangun pasar induk modern.", Katanya.

"Oleh sebab itu, sebelumnya saya meminta kepada Pemkab Karawang, agar tidak di berikan dulu izin pembangunannya, sebelum melunasi tunggakan pajaknya.", Ingatnya.

"Jika saya baca dari informasi media massa, itu perusahaan menunggak pajak sampai 50 miliar. Uang sebesar itu kalau tergali dan masuk ke Kas Daerah (Kasda), sangat membantu untuk pembangunan serta untuk kepentingan masyarakat Karawang.", Harapnya.

"Tapi kami tidak akan egois, hanya mendesak Bapenda Karawang tanpa berkontribusi pemikiran, waktu dan tenaga. Untuk itu, dalam waktu dekat, saya akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Ketua Markas Cabang (Marcab) LMP. Dengan tujuan melakukan audiensi dengan Bapenda Karawang.", Ungkapnya.

"Kita ingin tahu lebih jauh dan lebih dalam lagi soal kendala yang di hadapi oleh Bapenda Karawang. Semoga saja kami dapat berkontribusi pemikiran kalau sudah mendapat penjelasan dalam rapat audiensi dengan Bapenda.", Pungkasnya.

Jurnalis: (egi)
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages