SEBELUM ADA COVID PONDOK PESANTREN SUDAH MELAKUKAN KARANTINA - Harian Ekspos

Breaking News

Post Top Ad

SEBELUM ADA COVID PONDOK PESANTREN SUDAH MELAKUKAN KARANTINA



Sukabumi, harianekspos.com -
orang tua santri sudah sangat kebingungan, dan keluh kesah karena sudah tiga bulan anak mereka belajar dirumah, merasa tidak aman tidak terkontrol malahan anak mereka lebih baik belajar di pondok pesantren, mudah- mudahan  Pondok pesantren secepatnya menerima kembali anak mereka,sebetulnya sebelum ada COVID 19/ Corona, Pondok pesantren sudah lebih dulu melaksanakan penerapan karantina mandiri. rabu (17/6/2020).

"Semenjak adanya Covid 19  Sampai saat sekarang Pondok Pesantren tidak ada sentuhan sama sekali apalagi bantuan terdampak Covid 19."

PimpinanPondok pesantren, dzikir al-fatah  KH Fajar Laksana,dari dulu sebetulnya sebelum datangnya Covid 19 sudah ada di pesantren melaksanakan penerapan karantina,karena di pondok pesantren banyak aturan, misalkan, anak mau masuk Pondok Pesantren Sakit mata saja  tidak diperbolehkan masuk, Pondok harus di sembuhkan dulu sesudah sembuh baru boleh masuk Pondok pesantren tegasnya.

Lanjut KH Fajar Laksana  Pondok pesantren ,beda dengan sekolah umum, belajar disitu, tidur disitu, kalau keluar juga di tegur, jadi sangat memungkinkan menjalankan protokol kesehatan, Santri tidak seenaknya keluar masuk, pondok Pesantren harus jelas alasannya, dan tetap harus mengikuti protokol kesehatan. serta lebih meningkatkan ke iman ketaqwaan.semuanya  harus sehat.

Kalaupun Pondok pesantren buka mengikuti  kegiatan belajar mengajar( KBM) dengan ajaran baru 13 Juli,Pondok pesantren sudah lebih siap, dibandingkan sekolah umum, sesungguhnya yang paling tangguh menghadi Covid 19 adalah Pondok pesantren karena dari dulu sudah melakukan karantina.dan kami sekarang melakukan penerapan kalau santri tidak membawa kartu dinyatakan sehat harus pulang kembali.

Kita harus memahami kondisi masyarakat saat ini dan kami berharap pemerintah bisa membantu ekonomi kerakyatan, kebutuhan pokok ada keberpihakan dan harus ada solusi kalau mereka melakukan karantina 14 hari serta tidak bekerja, siap yang mengasih makan pokoknya harus siap membantu untuk mempertahankan hidupnya,dan kalau warga masyarakat tidak di perhatikan jauh dari harapan mengikuti anjuran yang sudah ditentukan oleh pemerintah untuk melakukan karantina.

Soalnya banyak "Warga masyarakat kerja hari ini dimakan hari ini juga dan itu tidak sedikit"  Alhamdulillah sekarang kita sudah masuk zona biru,  tinggal kita disiplin sekarang untuk mengikuti anjuran protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah, pungkasnya.

OIS
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages