Normalisasi Yang di Laksanakan Rekanan Dinas PUPR Kabupaten Karawang di Sambut Baik Para Petani - Harian Ekspos

Breaking News

Post Top Ad

Normalisasi Yang di Laksanakan Rekanan Dinas PUPR Kabupaten Karawang di Sambut Baik Para Petani




KARAWANG, harianekspos.com - Aliran Sungai Pesawahan yang ada di wilayah Cilamaya Wetan Cilamaya Kulon dan Banyusari serta kecamatan lainnya terus di genjot dengan pengerukan. yang di kerjakan rekanan dinas PUPR.

Normalisasi untuk mengatasi pendangkalan akibatnya saluran irigasi tidak dapat berfungsi dengan baik membantu petani dalam kebutuhan pasokan air.

Menurut salah satu petani inisial p, pendangkalan saluran irigasi pada saat musim kemarau saluran irigasi tidak mampu menampung kebutuhan air namun sebaliknya pada musim penghujan pendangkalan itu dapat memicu banjir.katanya

Maka dari itu para petanipun, menyambut baik kegiatan normalisasi pengerukan saluran irigasi sebab kondisi saluran irigasi saat ini mengalami sedimentasi lumpur yang cukup tebal sehingga menyebabkan pendangkalan

”kami sangat berterima kasih kepada pemerintah. yang sudah membantu petani menormalisasi saluran sungai yang ada di wilayah kecamatan Cilamaya dan banyusari sebab saluran itu sudah mengalami pendangkalan sehingga menyebabkan petani kesulitan mendapatkan pasokan air saat musim kemarau dan pada musim penghujan dapat memicu banjir ” Ungkapnya Kamis 6/8/2020

Sementara itu Kepala Desa Pamekaran H. Ahmad Kholil mengatakan. tujuan Kegiatan normalisasi pengerukan saluran irigasi dengan menggunakan escavator untuk memperlancar air kepersawahan sehingga kebutuhan air untuk menanam pada musim ini bisa maksimal karena saluran irigasi merupakan salah satu faktor penunjang dalam bidang usaha pertanian

Lanjut Kades menuturkan, pendangkalan saluran irigasi merupakan permasalahan yang klasik yang disebabkan beberapa faktor diantaranya tumpukan sampah juga masih adanya sebagian masyarakat yang belum sadar akan kebersihan dengan membuang sampah disaluran air

” Upaya pemerintah memperlancar air yang dilakukan sebagai bentuk rasa prihatin kepada para warga yang akan bercocok tanam Padi musim ini, karena Pandemi Covid-19, jangan sampai dampak dari Penyebaraan Corona menjadi penyebab warga gagal Panen

Pengerukan saluran irigasi ini untuk mengelola atau memelihara jaringan irigasi tersier dan mencari solusi demi kebutuhan para petani untuk bisa bercocok tanam Padi pada musim ini” Punkasnya

(Egi)
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages