PONPES ALFATH MENGGELAR FESTIVAL MAEN BOLES LISUNG NGAMUK



Sukabumi, harianekspos.com - 
Ponpes alfath terus berupaya, melestarikan seni maen bola lengen seune atau boles selain boles seni ngagotong lisung atau ngaggeulis yang dikembangkan  telah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat ,Daerah, bahkan internasional sebagai seni tradisionalsonal asli sunda pajajaran.

seperti halnya datang dari Dispora Barjarmasin Kalimantan selatan yang tertarik  sengaja datang belajar seni budaya asli pajajaran yang ada di pesantren tersebut. tidak hanya dari Dispora Kalimantan dan juga asosiasi silat banjarnasin, apresiasi terhadap 2 kesenian sunda juga datang dari DPRD Provinsi banten.yang melihat secara langsung bagaimana permainan tradisional tersebut berlangsung.


Menurut pimpinan Ponpes Alfath Profesor doktor  KH Muhammad fajar laksana mengatakan kesenian boles dan ngageulis merupakan ajang untuk berdakwah agama islam yang damai ke seluruh negara dan pihaknya bersyukur pemerintah Banjar masin tertarik dan akan mengembangkan seni tersebut di Kalimantan. lebih lanjut dirinya menjelaskan kesenian ini dipromosikan tidak hanya di jawa barat namun demikian di seluruh Provinsi di Indonesia dan sehingga mendapatkan penghargaan dari organisasi  federasi pencak silat Banjarmasin dan akan ditampilkan seni tersebut di tingkat internasional di amerika serikat.

sementara itu banyak yang ingin datang dan berkunjung ke pesantrenya dari berbgai negara,  mengingat masa pandemi covid19 hal tersebut tidak dapat dilakukan, dan pihaknya berdoa kepada Allah Swt agar wabah Vandemi segera diangkat oleh Allah Swt dan seni tradisonal boles dan lisung dapat dipertotonkan kepada warga dunia sehingga dapat membantu pemerintah dibidang pariwisata. 

Sedangkan Untuk DPRD Perwakilan DPRD provinsi Banten datang ke pesantren alfath untuk menjenguk warga Banten yang belajar di pondok pesantren dan seluruh warganya mendapatkan beasiswa pendidikan di ponpes tersebut.pungkasnya.

OIS

Post a Comment

0 Comments