CAMAT KEBON PEDES MENGGELAR SOSIALISASI PAJAK PBB DAN PKB BERSAMA BAPENDA PROPINSI JAWA BARAT. - Harian Ekspos

Breaking News

Post Top Ad

CAMAT KEBON PEDES MENGGELAR SOSIALISASI PAJAK PBB DAN PKB BERSAMA BAPENDA PROPINSI JAWA BARAT.




Sukabumi, harianekspos.com - 
Berkenaan dengan kegiatan  desiminasi pajak Bumi dan Bangunan,yang biasanya di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi karena keterbatasan  maka kemudian Kecamatan Kebon pedes melakukan menginisiasi mengambil inisiatif untuk sosialisasi pajak terus dilakukan .

Sosialisasi pajak Bumi Bangunan dan Badan Pendapatan Daerah Propinsi Jawa barat (BAPENDA) bertempat di Desa Cikaret kecamatan Kebon pedes  di aula Madrasah Nurul Iklas Kampung Cirangkong  kabupaten Sukabumi,rabu (13/1/2021).

Camat Kecamatan Kebon pedes Ali Iskandar dalam paparanya mengatakan, kegiatan dengan Swadaya sewakelola, biasanya dilakukan di Kabupaten Sukabumi, karena keterbatasan maka kemudian  kami mengambil inisiatif untuk  sosialisasi pajak terus di lakukan kecamatan Kebon pedes.

Alhamdulillah di acara sosialisasi pajak kepala Dusun, hadir Sekdes selaku Kolektor dan para kepala Desa se-Kecamatan kebon pedes juga ikut hadir berkaitan dengan pengelolaan,Pajak Bumi dan Bangunan, target Kecamatan Kebon pedes untuk pajak Bumi dan Bangunan tahun sekarang kurang lebih Rp 664 juta, bisa lunas dengan cara menguatkan sinergitas antara Kadus dan Kepala Desa, diawali dengan tertib nya Dokumen ungkapnya.

Lanjut Camat Kebon pedes pengelolaan PBB, sinergi dengan pengelolaan Pajak kendaraan bermotor, untuk PBB ditangani oleh Kadus dan Kadus punya tugas tambahan untuk melakukan penelusuran, sekaligus penagihan atas Pajak kendaraan bermotor yang tersebar di kecamatan Kebon pedes, ada tiga katagori pertama yang tidak daptar ulang,yang mempunyai motor sudah beberapa tahun tidak membayar pajak, ke dua. Membayar pajak yang belum jatuh tempo, dan keb 3 adalah Potensi, orang yang mempunyai kendaraan tetapi belum ditetapkan tahun pajak,

Dari 1548 kendaraan bermotor  yang ada di Kecamatan Kebon pedes,wajib pajak dan sudah. Ada surat keterangan dari telusur oleh para Kadus kurang lebih di angka 542,  dari 1548 yang sudah membayar pajak berarti sudah 34 persen ucapnya.

Kecamatan Kebon pedes juga memberikan reward Kepada Kadus maupun kader yang berprestasi dan besarannya berpareasi, tergantung berdasarkan hasil kinerja masing-masing kepala Dusun,

Harapan kami mudah- mudahan Kecamatan Kebon pedes bisa berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Sukabumi dan partisipasi Pajak tidak berkurang walaupun sekarang lagi Visikal distensing Covid 19, katanya.

Ditempat yang sama Kepala Seksi (Kasi ) pendataan dan penetapan, P3D Cibadak Bapemda Propinsi Jawa barat, Romlah mengatakan, hari ini Kecamatan pedes mengadakan sosialisasi  Pajak dengan seluruh kades dan Kadus,dan penelusur Pajak Kecamatan, sangat luar biasa dan memberikan apresiasi kepada Camat Kebon pedes sudah memberikan riwerd kepada ,pada penelusur pajak tahun 2020 dan rasanya baru pertama kali baik di Sukabumi maupun di Propinsi Jawa barat.

Sebelum ada Vandemi penghasilan pajak setiap tahun nya mencapai 100 persen, setelah adanya Vandemi tahun 2020, menukik tajam turun drastis, memang di bulan Januari dan bulan Pebruari  tahun 2020 Cukup lumayan setelah bulan Maret  sampai bulan Desember pembayaran pajak menurun drastis,yang membayar pajak kendaraan  bermotor, pencapaian hanya 66 persen, sedangkan yang 34 persen nya lagi memang yang belum bayar pajak,
 mudah mudahan tahun sekarang masuk semuanya membayar pajak, pokoknya tahun 2020 penghasilan pajak sangat turun menukik drastis  Karena adanya Vandemi Covid 19, 

Di tahun 2021 Khusus nya di Kecamatan Kebon pedes kita akan membuat pailot projects,agar nanti penagihan PKB itu bisa bersamaan dengan panagihan PBB, oleh petugas Desa maupun oleh Kadus, dan kami mengimbau kepada masyarakat agar di Siplin membayar pajak karena dengan membayar pajak berarti kita merasa Aman untuk berkendara, dengan membayar pajak kendaraan bermotor kita juga membayar a Asuransi Jasa Raharja ke untungan nya ketika kita mengalami kecilaakan  sudah di asuransikan Karena kita sudah membayar PKB, pungkasnya (OIS).

| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages