SAPI IMPOR DUA MINGGU EMPAT KALI NAIK, PEMBELI DAGING SEPI - Harian Ekspos

Breaking News

Post Top Ad

SAPI IMPOR DUA MINGGU EMPAT KALI NAIK, PEMBELI DAGING SEPI



  
Sukabumi, harianekspos.com - 
Seluruh pedagang Daging yang tergabung wadah, Asosiasi Pedagang Daging Sapi Indonesia Cabang Kota Sukabumi atau (APDASI ) mengambil sikap atas adanya kenaikan harga sapi hidup,dari perusahaan yang berimbas pada penjualan daging sapi, karena   APDASI memperhatikan dalam dua minggu  ini sudah 4 kali kenaikan harga sapi hidup, Sabtu,(16/1/2020).

Naiknya harga sapi hidup dari perusahaan, dikatakan para pedagang daging sapi yang tergabung dalam Komunitas APDASI sangat berimbas pada membengkaknya  modal para pedagang daging dan sepi nya pembeli.

Menurut Haji Nurul Zaman Hadi dari Asosiasi Pedagang Daging Sapi Seluruh Indonesia (APDASI) Kota Sukabumi mengatakan. Kenaikan harga sapi hidup sudah terjadi satu bulan lalu dari perusahaan dan ini sangat memberatkan para pedagang terlebih untuk harga jual kepada masyarakat, Sabtu ( 16/1/2021).

"Dibeberapa kota di wilayah jawa barat seperti Cianjur bandung , bogor harga daging sapi sudah mencapai RP 125 - RP 130 perkilo gramnya  akibat tingginya harga beli sapi hidup, bahkan di Cianjur sudah ada  pedagang  melakukan mogok jualan.

Sementara itu menurut pihak APDASI Kota Sukabumi saat ini harga daging sapi di pasar Sukabumi belum mengalami  kenaikan, masih dikisaran RP 120.000 perkilogramnya. untuk wilayah Sukabumi Kondisi tersebut sangat memberatkan para pedagang maupun para pembeli, kita juga bukan menaikan harga tetapi dasar sapi hidup nya yang terus-menerus  naik.

Masih kata asisosiasi pedagang daging Seluruh Indonesia Atau APDASI sebelum kenaikan harga penjualan daging sapi dikisaran Rp 11000, dengan faktur mungkin 45 - 46 perkilo  sapi hidup, sekarang naik menjadi 51 ribu sapi hidup dengan harga faktur, dan para pedagang mengambil sikap dan  kesepakatan bersama APDASI.

"Apdasi sendiri saat ini sudah melakukan rapat dan mengambil keputusan untuk menyikapi adanya kenaikan harga sapi hidup dari perusahaan PT dan menyepakati harga jual daging sapi dikisaran RP 120.000 perkilogramnya,kita berharap Dinas instansi terkait dinas perdagangan bisa menyikapi dan sigap mendengar Keluhan para pedagang daging yang saat ini masih bingung menentukan harga daging ungkapnya.

Kita berharap Kepada Dinas Instansi terkait mari kita pecah kan masalah kenaikan harga sapi hidup ini supaya ada kesingkronan antara pedagang daging,dengan Dinas terkait,harga daging tersebut sebetulnya
 sudah harga yang paling murah  karena kita juga penuh dengan berbagai pertimbangan,  para pembeli daging saat sekarang menurun karena saat ini masih distensing Covid 19 Corona, 

APDASI juga bukan mau menaikan harga tinggi akan tetapi kita mengikuti harga Faktur pembelian sapi hidup, kali kita tidak menaikkan harga pasar, pedagang bisa bobol, kenaikan harga SAPI hidup di akibatkan faktor kebutuhan masyarakat
dunia yang beralih kepada konsumsi daging sapi, ketimbang daging hewan lainya.,

OIS
| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Post Bottom Ad

Pages